April 3, 2025

Perluasan Perhatian pada Kesehatan Mental di Indonesia

Mengapa Kesehatan Mental Menjadi Hal yang Penting di Indonesia

Kesehatan mental kini termasuk dalam hal penting yang harus diperhatikan. Menurut data WHO, 9% penduduk Indonesia mengalami berbagai masalah kesehatan mental. Ramuan kompleks antara stigma sosial dan kurangnya akses terhadap layanan kesehatan mental menjadikan isu ini semakin mendesak.

"Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik," ujar Dr. Sri Idaiani, kepala Pusat Kesehatan Mental Kementerian Kesehatan Indonesia. Beliau menekankan, pentingnya memahami bahwa masalah kesehatan mental bisa dialami oleh siapa saja, tak peduli usia maupun latar belakang sosial.

Pentingnya perhatian pada kesehatan mental di Indonesia juga ditunjukkan oleh peningkatan kasus bunuh diri. Menurut data Kementerian Kesehatan, angka bunuh diri di Indonesia naik hingga 7% dalam 5 tahun terakhir. Ini menjadi indikator nyata bahwa kesehatan mental harus menjadi prioritas.

Bagaimana Upaya Perluasan Perhatian pada Kesehatan Mental di Indonesia

Pemerintah Indonesia telah memulai upaya perluasan perhatian pada kesehatan mental. Salah satunya adalah dengan meluncurkan program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (ISPK) yang mencakup layanan kesehatan mental.

"Program ini dirancang untuk memberikan dukungan kesehatan mental di tingkat komunitas," ungkap Dr. Idaiani. Layanan ini mencakup pendidikan tentang kesehatan mental, penjangkauan dini, hingga intervensi dan rehabilitasi.

Selain pemerintah, banyak organisasi non-profit dan komunitas yang aktif dalam isu kesehatan mental. Misalnya, ‘Into The Light’, sebuah organisasi yang berfokus pada pencegahan bunuh diri dan edukasi kesehatan mental, telah melakukan berbagai workshop dan pelatihan untuk membangun kesadaran masyarakat.

Namun, tantangan masih ada. "Kami harus berjuang melawan stigma dan diskriminasi terhadap mereka yang memiliki masalah kesehatan mental," kata Ifa Hanifah Misbach, seorang psikolog klinis dan pendiri ‘Into The Light’.

Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan individu untuk memperluas perhatian pada kesehatan mental. Pendidikan dan kesadaran publik menjadi kunci dalam mengatasi stigma dan diskriminasi. Dengan begitu, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung dan memahami pentingnya kesehatan mental.